"Pertanyannya, tidak hanya istri Nazar yang sekarang menghilang. Ada orang lain yang bersama-sama Nazaruddin saat di tangkap di Kolombia juga tidak diketahui jejaknya. Dimana mereka,?" tanya pengamat hukum pidana UII, Yogyakarta, Mudzakir saat berbincang dengan detikcom, Senin, (15/8/2011).
Keberadaan mereka menjadi saksi kunci pelarian Nazaruddin selama ini. Sehingga tidak ada alasan polisi tidak turut serta membawa mereka kembali ke Indonesia satu pesawat dengan Nazaruddin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, mereka bisa di jerat dengan ancaman hukuman pidana yang serius. Terutama turut serta melarikan buronan polisi. "Harus dijelaskan apa peran mereka dalam pelarian tersebut. Baru bisa dikerucutkan, pasal apa saja yang bisa dikenakan kepada mereka," cetus Mudzakir.
Neneng memang pernah bersama-sama dengan Nazaruddin, Nazir Rahmat, dan Eng Kian Lim Garret. Namun mereka akhirnya berpisah jalan, karena Neneng pergi meninggalkan Kolombia terlebih dahulu bersama Garret yang berkewarganegaraan Singapura itu.
Lalu, dimanakah Nazir Rahmat dan Eng Kian Lim Garret? Pria yang sebelumnya sempat disebut sebagai M Nasir ini belum dipastikan apakah ikut dalam rombongan Nazaruddin atau tidak. Saat Nazaruddin turun dari pesawat Gulfstream, yang tampak adalah para penyidik dan tim pengaman Nazaruddin yang mengenakan tutup kepala.
(asp/her)











































