Massa FPI sebelumnya berkonvoi dengan sepeda motor hendak merazia sejumlah rumah kost dan hotel-hotel di Makassar yang mereka curigai dijadikan tempat mesum.
Namun sepulang dari razia tersebut, massa FPI ternyata singgah di sekretariat JAI dan langsung menyerbu masuk ke dalam ruangan milik kelompok Ahmadiyah. Massa FPI memecahkan kaca-kaca di ruangan sekretariat JAI.
Massa FPI juga memukuli dua anggota Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, yakni Farid Wajdi dan Alexander Labobar yang datang ke TKP untuk melihat aksi penyerangan FPI. Memang, selama ini para anggota JAI menjadi mitra advokasi dari LBH Makassar.
Polisi yang datang ke TKP sempat terlibat aksi dorong-dorongan dengan massa FPI. Kasat I Reskrim Polrestabes, AKBP Ahmad Maryadi sempat terjatuh dalam peristiwa ini.
Polisi akhirnya bisa mengamankan pimpinan aksi FPI, yakni Abdurrahman. Pentolan FPI saat ini masih diperiksa di Polrestabes Makassar.
Aksi perusakan yang dilakukan oleh FPI ini menjadi tontonan warga jalan Anuang yang kaget mendengar suara gaduh dari aksi anarkisme massa FPI.
(mna/anw)











































