Tidak hanya memamerkan, Rohadi juga mengenakan topi anyaman yang masih baik itu. "Ini topi yang dipakai Nazaruddin saat melakukan komunikasi Skype," kata Rohadi dalam jumpa pers di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (13/8/2011) pukul 23.30 WIB dan berakhir pada Sabtu (14/8/2011) pukul 00.20 WIB.
Saat Rohadi mengenakan topi anyaman milik Nazaruddin itulah, suasana jadi gaduh, penuh tawa. Para fotografer dan kameramen pun mengabadikan aksi kocak Rohadi itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari data yang didapatkan tim pemburu, diketahui Nazaruddin yang didampingi istrinya, Neneng Sriwahyuni dan dua orang lainnya, masuk ke Dominika 18 Juli 2011. Mereka menginap di dua tempat penginapan. Nazaruddin baru keluar dari Dominika pada 23 Juli 2011 dan menuju Kolombia pakai pesawat carter.
Setelah sehari di Kolombia, Nazaruddin dan Neneng berpencar. Nazaruddin bersama kakak Neneng, Nazir Rahmat masih berada di Kolombia hingga penangkapan terjadi pada 7 Agustus 2011. Sedangkan Neneng meninggalkan Bogota, Kolombia menuju Malaysia bersama Eng Kian Lim Garreth pada 25 Juli 2011. Hingga kini, keberadaan Neneng masih misterius. Dia sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus yang melibatkan Nazaruddin oleh KPK.
(asy/gah)











































