"Saat terbang dari Kolombia dan kemudian melintas di Kongo pesawat diminta turun," kata sumber di KPK yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (13/8/2011) malam.
Pesawat terbang dari Kolombia pada Kamis (11/8) sore. Saat pesawat diminta mendarat di Kongo, tim penjemput sempat merasa was-was.
"Pesawat akhirnya turun dan sempat tertahan selama 4-5 jam," imbuh sumber di KPK itu.
Petugas di Kongo memaksa meminta izin. Aturannya memang mesti ada izin bagi setiap pesawat untuk melintas di setiap negara.
"Pilot yang mengurus izin, akhirnya pesawat bisa terbang," tuturnya.
Pesawat itu berisi 12 orang, termasuk Nazaruddin. Dari Kongo, pesawat terbang ke Nairobi, Kenya, Dakar, Senegal, dan terakhir Maldives di Maladewa. Dari Maladewa pesawat langsung terbang ke Jakarta.
(ndr/anw)











































