Pantauan detikcom, Sabtu (13/8/2011) pukul 08.20 WIB, ada aktivitas yang tidak biasa di Lobi Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta. Di tempat masuk orang-orang yang dipanggil sebagai tersangka KPK itu dirapikan.
Pot-pot bunga yang terdapat di ruangan tersebut dipinggirkan. Demikian pula kursi-kursi yang ada di sana. Hal itu dilakukan agar tidak mengganggu kedatangan tim gabungan yang membawa Nazaruddin dari Mako Brimob.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu mobil polisi bersiaga di depan Gedung KPK. Sedangkan di lapangan parkir telah disiapkan tempat khusus untuk mobil tim gabungan yang membawa Nazaruddin.
Sementara itu di depan pintu lobi dipasang border khusus dari tali sepanjang sekitar 1,5 meter dengan lebar menyesuaikan tangga menuju lobi KPK. Nantinya, mobil yang membawa Nazar berhenti tepat di border tersebut, sehingga Nazaruddin bisa segera dibawa masuk KPK.
Perlakuan untuk Nazaruddin ini berbeda jauh dengan buronan KPK lainnya. Sebut saja Hengky Samuel Daud yang menjadi buronan terkait kasus Damkar. Ketika tertangkap setelah 3 tahun dalam buronan, tidak ada persiapan semacam ini di KPK. Padahal Hengky disebut-sebut sebagai kunci dalam pengungkapan kasus pengadaan alat pemadam kebakaran.
(vit/gah)











































