Polisi akan Periksa Sopir Mobil yang Tewaskan 2 Murid SMA 28

Polisi akan Periksa Sopir Mobil yang Tewaskan 2 Murid SMA 28

- detikNews
Sabtu, 13 Agu 2011 15:36 WIB
Jakarta - Kecelakaan tunggal di traffic lights Pejaten Village, Jakarta Selatan, yang menewaskan 2 siswi SMA 28 masih dalam penyidikan. Polisi tetap akan memproses kasus kecelakaan ini meski sopir Toyota Yaris silver tersebut berstatus pelajar.

"Ya kalau kecelakaan yang menyebabkan orang meninggal tetap diproses hukum. Tapi ini kan masih dalam penyidikan," kata Kasat Lantas Polres Jakarta Selatan AKBP Supriyanto saat dihubungi detikcom, Sabtu (13/8/2011).

Menurut Supriyanto, anggotanya akan memeriksa si sopir yang diduga bernama Muhammad Hadi Wibowo setelah kondisinya dalam keadaan sehat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya kita akan periksa. Tapi namanya habis kecelakaan. Ya tunggu sehat dulu baru kita mintai keterangan," jelasnya.

Supriyanto mengatakan, anggotanya sudah datang ke rumah sakit yang merawat korban kecelakaan tunggal tersebut. "Ya anggota kan sudah datang ke TKP. Sudah mengecek ke rumah sakit. Ini masih dalam proses penyidikan semuanya," ungkapnya.

Tragedi ini dimulai ketika 5 murid-murid SMA 28 di dalam mobil Yaris kebut-kebutan usai sahur. Dua di antaranya meninggal yakni Aisah Siregar dan Astrid. Sementara 3 orang lainnya, Muhammad Hadi Wibowo, Ratna Ningsih, dan Vera Muthia Dahlan dibawa ke rumah sakit.

Dua di antara 3 murid yang dirawat sudah pulang. Sementara itu satu orang tidak diketahui namanya masih dirawat di RS JMC karena mengalami patah tulang.

(gus/gah)


Berita Terkait