Ceroboh, Pejabat Intelijen Australia Dipulangkan dari AS
Rabu, 30 Jun 2004 14:25 WIB
Jakarta - Seorang pejabat intelijen senior Australia dipulangkan dari kedutaan Australia di Washington, AS karena kelalaian terhadap dokumen-dokumen rahasia AS. Demikian disampaikan pemerintah Australia.Menteri Luar Negeri (Menlu) Australia Alexander Downer mengatakan, dirinya mengetahui tentang insiden yang melibatkan pejabat Office of National Assessments (ONA), Robert Owen-Jones tersebut. Owen-Jones meninggalkan sebuah koper berisi dokumen-dokumen rahasia di gedung Kongres AS setelah mengikuti satu briefing di sana.Namun Downer membantah bahwa hal itu merupakan pelanggaran keamanan yang serius. Menurutnya, orang kerap dipulangkan dari posisinya karena berbagai alasan. "Saya pikir ini tidak memalukan bagi Australia," dalih Downer kepada Sky News seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (30/6/2004)."Ini bukan isu yang sangat signifikan. Orang kerap dipulangkan dari posnya karena berbagai jenis alasan. Itu terjadi beberapa kali dalam setahun jadi saya pikir ini tidak begitu penting," tutur Downer.Surat kabar The Australian sebelumnya melaporkan bahwa pejabat-pejabat intelijen dan Departemen Luar Negeri AS kesal dengan apa yang mereka anggap sebagai kecerobohan Owen-Jones. AS pun meminta pejabat badan analisa intelijen Australia itu dikirimkan pulang ke tanah airnya.Departemen Urusan Luar Negeri dan Perdagangan Australia menyatakan, pelanggaran tersebut merupakan hal serius namun ditegaskan bahwa itu tidak disengaja. Menurut departemen, recall itu telah direkomendasikan Duta Besar Australia untuk AS, Michael Thawley, setelah investigasi internal.ONA merupakan badan analisa intelijen tingkat tinggi yang menyaring semua informasi intelijen untuk kantor Perdana Menteri Australia. Kepala Asosiasi Pertahanan Australia Neil James, menyebut insiden sebagai hal yang memalukan bagi badan-badan intelijen Australia.
(ita/)











































