"Sebagai keluarga dekat Nazaruddin saya menilai wajar-wajar saja saudara Nasir menjemput," kata Sekretaris Dewan Kehormatan PD Amir Syamsuddin saat dihubungi detikcom, Sabtu (13/8/2011).
Amir menilai 'aksi' Nasir itu tidak perlu menjadi polemik. "Bukan suatu hal yang perlu dipersoalkan," tambah Amir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin kegiatan yang bersangkutan sebagai keluarga telah diketahui tim penjemput?" tuturnya.
Nasir diketahui datang ke Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, menjelang subuh. Dia menggunakan mobil Toyota Vellfire berwarna silver B 269 DEA bersama tiga rekannya.
Sambil menunggu kedatangan pesawat, sepupu Nazaruddin itu asyik mengobrol dengan rekannya di pelataran parkir dekat landasan pacu, tepatnya di depan tower bandara.
(ndr/gah)










































