Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Jumhur Hidayat dalam jumpa pers Safari Ramadan BNP2TKI Sulawesi Tengah-Sulawesi Selatan, di Hotel Makassar Golden, Makassar, Jumat (12/8/2011).
Menurut Jumhur, belum ada laporan TKI di London yang jadi korban dalam kerusuhan itu. Para TKI yang berada di Inggris, lanjut Jumhur, bekerja di sektor formal, seperti industri atau sebagai perawat di rumah sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, terkait keputusan pemerintah yang melakukan moratorium TKI di Suriah akibat kekisruhan negara tersebut, Jumhur menambahkan bahwa saat ini pemerintah tengah mempersiapkan proses pemulangan para TKI di Suriah yang jumlah mencapai 80 ribu jiwa.
"Ribuan TKI di Suriah juga aman, meski situasi negaranya sedang kacau, karena para TKI yang mayoritas PRT hanya tinggal di rumah-rumah majikannya, bukan di luar rumah yang menjadi arena konflik," ujar Jumhur.
(mna/irw)











































