Diplomat Asing Pro Sri Mulyani Tak Lagi Dekati Purnawirawan

Diplomat Asing Pro Sri Mulyani Tak Lagi Dekati Purnawirawan

- detikNews
Jumat, 12 Agu 2011 23:09 WIB
Diplomat Asing Pro Sri Mulyani Tak Lagi Dekati Purnawirawan
Jakarta - Ketua Umum Persatuan Purnawirawan TNI-AD (PPAD) Letjen (Purn) Soerjadi pernah mengungkapkan ada diplomat asing yang mendekati beberapa purnawirawan untuk mengusung Sri Mulyani di Pilpres 2014. Namun, setelah pernyataan itu diungkap ke publik, pendekatan orang-orang kedutaan besar itu berhenti.

"Setelah pernyataan itu, tidak lagi (pendekatan oleh diplomat asing)," kata salah satu Ketua PPAD, Letjen (Purn) Kiki Syahnakri usai buka puasa bersama PPAD dan PDI Perjuangan di kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (12/8/2011).

Kiki mengakui, yang menjadi masalah dalam pendeketan itu bukanlah soal dukungan kepada siapa. "Tapi orang asing mencampuri urusan dalam negeri kita," ucap Kiki.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Soerjadi pernah mengungkapkan, sejumlah purnawirawan TNI AD didekati perwakilan negara asing untuk mendukung Sri Mulyani maju dalam pemilihan presiden 2014. Perwakilan asing itu disebutkan dari sebuah kedutaan besar.

"Kira-kira 2 atau 3 tiga minggu yang lalu beberapa perwira TNI AD diprovokasi untuk mencalonkan Sri Mulyani oleh salah satu orang asing dari kedutaan," ujar Soerjadi kemarin.

Soerjadi tidak menjelaskan secara rinci kedutaan mana yang dimaksud. Namun dia menjelaskan ada juga permintaan dari mereka untuk memasangkan mantan menkeu itu dengan pensiunan tentara.

"Lalu ada embel-embelnya mesti didampingi oleh tentara, intinya ya kalau dari kandang macan jangan masuk kandang buaya lagi lah," ujar wakil KSAD tahun 90-an ini.

Namun, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono membantah kabar itu. Dia menegaskan TNI tetap netral. "Tidak ada, perwira kumpul biasa apel pagi, kemudian apel siang. Ora ono, nggak ada," ujar Panglima.


(lrn/irw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini