Arroyo Dilantik Sebagai Presiden Filipina ke-14

Arroyo Dilantik Sebagai Presiden Filipina ke-14

- detikNews
Rabu, 30 Jun 2004 13:05 WIB
Jakarta - Gloria Macapagal Arroyo hari ini dilantik sebagai Presiden Filipina ke-14. Pelantikan Arroyo yang kembali menjabat untuk periode enam tahun mendatang itu berlangsung di kota Cebu. Arroyo berjanji akan memberantas korupsi yang mendera negeri itu dan mengupayakan reformasi ekonomi guna menghapuskan kemiskinan. Demikian seperti diberitakan kantor berita Associated Press, Rabu (30/6/2004).Perempuan berusia 57 tahun itu juga mengimbau kubu oposisi untuk mengubur pertentangan menyusul pemilihan umum 10 Mei lalu.Arroyo diambil sumpahnya oleh Hilario Davide, kepala kehakiman Mahkamah Agung Filipina di Cebu City. Pelantikan Arroyo dan wakil presiden Noli de Castro dihadiri 55 Duta Besar negara-negara sahabat dan sekitar 2.000 undangan lainnya, namun tanpa kepala negara.Dalam seremoni yang disiarkan secara langsung oleh televisi nasional itu, Arroyo didampingi suaminya, tiga anak-anaknya, dua menantu perempuan serta dua cucu yang berdiri di samping Arroyo saat pengambilan sumpah.Arroyo berjanji akan "dengan setia dan bersungguh-sungguh memenuhi tugas-tugas saya sebagai presiden Filipina, memelihara dan membela konstitusi negara, melaksanakan hukum, memberikan keadilan bagi semua orang, dan memusatkan diri saya pada pelayanan untuk negara. Semoga Tuhan menolong saya," demikian sumpah Arroyo.Arroyo pertama kali menduduki kursi kepresidenan pada Januari 2001 lalu setelah aksi protes massal yang melengserkan presiden Joseph Estrada.Pelantikan Arroyo dilangsungkan di tengah adanya ancaman serangan bom di ibukota Manila. Pasukan keamanan disiagakan penuh untuk menangkal upaya-upaya mengganggu jalannya seremoni pelantikan. Beberapa tersangka militan telah ditangkap sehubungan dengan plot serangan bom di Manila. (ita/)


Berita Terkait