Aksi pembobolan dilakukan empat orang pelaku pada pukul 04.00 Wita dini hari, Jumat (12/8/2011) di sekolah yang terletak di Jl Sudirman, Denpasar. Ciri-ciri pelaku adalah dua orang berperawakan gemuk dan 2 lainnya kurus.
Karyawan kantin Emanuel menurutkan, para pelaku berupaya membobol brankas dengan mencongkel menggunakan linggis. Hanya saja, sebelum usai membuka brangkas mereka kabur setelah melihat karyawan kantin datang membuka gerbang sekolah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari hasil olah TKP oleh kepolisian, brankas telah rusak setelah pelaku membuka paksa dengan linggis. Dua alat ini masih tertancap di brankas. Brankas yang berisi uang puluhan juta dan surat-surat berharga gagal dibawa kabur pelaku.
Aksi keempat pelaku berhasil terekam CCTV yang ada di koperasi. Meskipun mereka memotong kabel CCTV, dua wajah pelaku sempat terekam dengan jelas.
Aksi pembobolan brankas, sebelumnya terjadi di Denpasar. Brankas yang berisi uang Rp 60 juta milik Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar berhasil dibawa kabur pelaku pada 10 Agustus 2011. Para pelaku kini dalam pengejaran aparat kepolisian.
(gds/fay)











































