"Berdasarkan info yang kami peroleh di sana, dia dibantu warga negara Singapura bernama Gareth," kata Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar di Kantornya, Jl Rasuna Said, Jaksel, Jumat (18/8/2011).
Namun Patrialis tidak menjawab, ketika ditanya apakah Gareth membantu Nazaruddin saat berkomunikasi via layanan Skype bersama aktivis media sosial Iwan Piliang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Patrialis mengaku belum mengetahui secara rinci peranan Gareth. Dia pun segera berlalu dengan alasan sedang terburu-buru karena harus segera ke Istana Negara.
"Saya mau ke istana ini," ujar Patrialis.
Nazaruddin diketahui ditangkap bersama istrinya, Neneng Sri Wahyuni dan dua orang lain. Rahmat Nasir, dan temannya warga Singapura Eng Kian Liem. KPK pun menelusuri seberapa jauh keterlibatan ketiganya dalam membantu Nazaruddin di pelarian.
(fjr/rdf)











































