"Anda tahu tempatnya Neneng di mana? Yang saya tahu Nazaruddin pulangnya sendirian. Bersama dengan tim," tutur Wakil Ketua KPK Bibit Samad Rianto dalam konferensi pers di kantornya, Jl Rasuna Said, Jaksel, Jumat (12/8/2011).
Sebelumnya pihak Mabes Polri menyebutkan, selain Nazaruddin, 3 orang lainnya ikut menjadi penumpang pesawat carteran dari Kolombia menuju Indonesia. Mereka yakni istrinya Neneng Sri Wahyuni serta kakaknya Rahmat Nasir, dan temannya warga Singapura Eng Kian Liem.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anton menjelaskan, sebenarnya selain mengamankan Nazaruddin pada Minggu (7/8) dini hari waktu Kolombia, polisi di sana ikut mengamankan orang yang mendampingi Nazaruddin. Jadi ketika Nazaruddin dibawa ke Indonesia, pendampingnya juga ikut serta.
"Nazaruddin ditangkap kepolisian lokal Cartagena, itu bersama 3 orang satu istrinya (Neneng Sri Wahyuni), 2 lagi temannya namanya Rahmat Nasir dan Eng Kian Liem," imbuh Anton.
Diduga Rahmat dan Liem adalah orang yang membantu Nazaruddin selama pelarian. Dalam pesawat, keempat orang itu dikawal tim gabungan dari KPK, Kemenlu, Imigrasi dan Polri. Diperkirakan pesawat baru akan tiba di Jakarta, Sabtu (12/8) besok.
(fjr/ndr)











































