"Yang identitasnya sopir nggak ada. Tapi katanya ada kernetnya. Saya nggak tahu persis," kata Humas RSPP Titi Wahyuni saat ditemui detikcom, Jumat (12/8/2011).
Titi menjelaskan dari 11 orang tersebut, tinggal 2 orang yang masih dirawat karena mengalami cedera di bagian kepala. Keduanya pun harus menjalani operasi. Sementara itu, 4 orang lainnya boleh pulang dan sisanya masih observasi.
"Sebagian lagi ada yang masih menunggu keluarganya datang. Nanti kita cek kalau perlu dirawat ya dirawat. Kalau nggak perlu mereka bisa pulang. Karena ada juga yang patah tulang," jelasnya.
11 korban luka tersebut yakni :
- Devi indriani (22) warga Karawang
- Jufri (30) warga Pondok Aren
- Kholid (50) warga Regal
- Karni (45) warga Sragen
- Sarooh (21) warga Pondok Labu
- Nurdin (56) warga Meruya
- Abdul Malik (19) warga Ciledug
- Karsim (56) warga Johar Baru
- Elly (35) warga Kebayoran Baru
- Selvi (35) warga Mampang
- Joko Stevanus (26) warga Cikarang Timur.
Menurut Titi, 11 korban ini dibawa ke IGD sekitar pukul 08.00 WIB. "Tidak ada penumpang yang meninggal," ungkapnya.
(gus/fay)











































