Saat berada di RS Bhayangkara Medan, Jumat (12/8/2011), Rizaldi ingin melihat pelaku Brigadir Erwin Panjaitan yang mengalami luka tembak. Menurut dia, Erwin adalah orang yang pernah menculiknya pada 28 Juli 2011 lalu. Rizaldi juga meyakini, Ria yang merupakan isteri tersangka Erwin adalah sosok yang mengaku sebagai polwan saat penculikan dirinya.
"Saya kenal dengan wajah Erwin dan isterinya Ria. Erwin mengaku polisi sedang Ria mengaku Polwan. Dua lagi saya tidak ingat wajahnya," kata Rizaldi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat saya keluarkan SIM, tiga pelaku lain masuk ke dalam mobil. Kemudian mulut saya dibalut lakban dan kaki diikat tali," kata Rizaldi.
Pelaku yang berjumlah empat orang tersebut kemudian membawa Rizaldi ke arah Indrapura, Kabupaten Batubara, sekitar 100 kilometer dari Medan. Dalam perjalanan, keempat pelaku merampas paksa dompet, uang tunai, telepon genggam dan jam tangan milik Rizaldi.
Beruntung, Rizaldi akhirnya berhasil meloloskan diri dengan cara melompat dari mobil di kawasan Jalinsum Binjai-Medan saat dalam perjalanan. Akibatnya, Rizaldi mengalami luka-luka di sekujur tubuh dan sempat menjalani perawatan intensif di RSU Martha Friska Medan.
"Mungkin belum ajal, saya bisa melarikan diri dari mobil yang sedang melaju. Mobil saya yang dibawa pelaku akhirnya ditemukan beberapa hari setelah kejadian," kata Rizaldi.
(rul/fay)











































