Lebih dari 3.000 Ayam Mati karena Flu Burung di Vietnam
Rabu, 30 Jun 2004 12:06 WIB
Jakarta -
Wabah flu burung sepertinya kembali menyerang Vietnam. Lebih dari 3.000 ayam mati dan teruji positif mengidap penyakit avian influenza di wilayah Mekong Delta, Vietnam selatan. "Semua ayam itu tewas secara mendadak dalam waktu sepekan ini dan kami memutuskan untuk memusnahkan mereka semua," tukas Nguyen Phuc Tai, direktur Departemen Hewan di provinsi Bac Lieu."Kami mengirimkan 13 sampel ke pusat hewan regional di kota Ho Chi Minh dan mereka dinyatakan positif mengandung virus H5," imbuhnya. Namun para ilmuwan belum bisa mengidentifikasi strain virus tersebut.Vietnam merupakan negara yang paling banyak jatuh korban akibat wabah mematikan flu burung strain H5N1. Sebanyak 16 orang meninggal akibat serangan penyakit yang belum ada obatnya itu. "Kami juga telah memutuskan untuk membersihkan tempat-tempat dimana wabah telah muncul kembali pada awal tahun lalu. Ada risiko besar bahwa epidemi ini datang kembali," ujar Tai seperti dilansir AFP, Rabu (30/6/2004).Otoritas Vietnam pada 30 Maret lalu menyatakan bahwa wabah flu burung telah diberantas setelah berlalunya periode infeksi 90 hari. Vietnam tetap mengeluarkan pengumuman tersebut meski ada peringatan keras dari para pakar kesehatan PBB bahwa negeri itu bertindak terlalu cepat dan ceroboh.
(ita/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































