Penyerahan Bintang Jasa, Tradisi Birokrasi Yang Oportunis

Penyerahan Bintang Jasa, Tradisi Birokrasi Yang Oportunis

- detikNews
Jumat, 12 Agu 2011 13:43 WIB
Jakarta - Presiden SBY akan menyematkan bintang kehormatan dan bintang jasa Adipradana kepada beberapa tokoh. Tokoh yang mendapat penghargaan di antaranya adalah Ibu Negara Ani Yudhoyono, Ketua MPR Taufiq Kiemas dan Sinta Abdurrahman Wahid.

Pemberian bintang kehormatan ini pun mendapatkan polemik. Wasekjen PKS Fahri Hamzah menilai penganugerahan bintang kehormatan tersebut sebagai tradisi birokrasi yang oportunis.

"Sebenarnya Pak SBY itu sangat tergantung kepada birokrasi. Nah watak birokrasi itu kan menjilat, mereka itu oportunis. Pak SBY untuk memberikan penghargaan itu," ujar Fahri kepada detikcom, Jumat (12/8/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut anggota Komisi III DPR ini, pemberian kehormatan bukan keinginan sendiri dari SBY. Pemberian penghargaan semacam tanda kehormatan itu juga bagian dari politik kronisme.

"Ini kan sudah menjadi kultur budaya kronisme birokrasi. Karena kalau dibandingkan penghargaan yang diberikan media atau NGO dengan yang diberikan istana kualitasnya jauh berbeda karena penilaian dan analisis yang digunakan untuk menentukan juga jauh berbeda," terangnya.

"Ini kan namanya bagi-bagi kesenangan dan ini juga bagian dari kultur birokrasi yang oportunis," imbuhnya.

(her/rdf)


Berita Terkait