Pemberian bintang kehormatan ini pun mendapatkan polemik. Wasekjen PKS Fahri Hamzah menilai penganugerahan bintang kehormatan tersebut sebagai tradisi birokrasi yang oportunis.
"Sebenarnya Pak SBY itu sangat tergantung kepada birokrasi. Nah watak birokrasi itu kan menjilat, mereka itu oportunis. Pak SBY untuk memberikan penghargaan itu," ujar Fahri kepada detikcom, Jumat (12/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini kan sudah menjadi kultur budaya kronisme birokrasi. Karena kalau dibandingkan penghargaan yang diberikan media atau NGO dengan yang diberikan istana kualitasnya jauh berbeda karena penilaian dan analisis yang digunakan untuk menentukan juga jauh berbeda," terangnya.
"Ini kan namanya bagi-bagi kesenangan dan ini juga bagian dari kultur birokrasi yang oportunis," imbuhnya.
(her/rdf)











































