Bintang Jasa Mestinya Tak Diberikan Pada yang Mau Nyapres

Bintang Jasa Mestinya Tak Diberikan Pada yang Mau Nyapres

- detikNews
Jumat, 12 Agu 2011 13:21 WIB
Bintang Jasa Mestinya Tak Diberikan Pada yang Mau Nyapres
Jakarta - Sejumlah tokoh yang digadang-gadang akan maju sebagai calon presiden akan mendapatkan tanda kehormatan dari Presiden SBY sore ini. Menurut sejarawan LIPI, Asvi Marwan Adam, mestinya penghargaan tersebut tidak diberikan kepada mereka yang sedang berada dalam pusaran politik praktis seperti itu.

"Selalu muncul pertanyaan ada apa di balik pemberian tanda jasa itu? Apa karena mereka calon presiden? Apakah itu? Itu yang menjadi pertanyaan. Ini kita kan sedang bicara tentang jasa," ujar sejarawan LIPI, Asvi Marwan Adam, kepada detikcom, Jumat (12/8/2011).

Menurut Asvi mestinya tanda jasa seperti itu diberikan kepada mereka yang tidak sedang bertarung di politik praktis. Hal itu dinilai tidak akan menimbulkan tanda tanya bagi publik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya melihat penilaian yang sekarang itu menimbulkan tanda tanya. Menurut saya pemberian penghargaan itu jangan untuk mereka yang berpolitik praktis atau orang yang akan maju presiden," katanya.

Setidaknya ada 30 yang hari ini akan menerima penghargaan dari presiden. Di antara 30 orang itu terdapat tiga nama yang akhir-akhir ini disebut sebagai bakal calon presiden pada Pemilu mendatang. Mereka adalah Ani Yudhoyono, Sri Mulyani Indrawati dan Aburizal Bakrie.

Ani Yudhoyono akan menerima penganugerahan bintang Republik Indonesia Adipradana, penghargaan level kedua setelah penghargaan tertinggi, Adipurna. Sementara Aburizal Bakrie dan Sri Mulyani Indrawati akan menerima bintang tanda jasa.

(adi/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini