BNP2TKI Imbau Pencari Kerja Jangan Jadi PRT di Luar Negeri

BNP2TKI Imbau Pencari Kerja Jangan Jadi PRT di Luar Negeri

- detikNews
Jumat, 12 Agu 2011 04:01 WIB
BNP2TKI Imbau Pencari Kerja Jangan Jadi PRT di Luar Negeri
Makassar - Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh. Jumhur Hidayat mengimbau para pencari kerja tidak lagi bercita-cita untuk bekerja di luar negeri sebagai pembantu rumah tangga (PRT) atau menjadi tenaga kerja di sektor informal.

Hal ini ditegaskan Jumhur dalam dialog dengan jajaran Pemkab Pangkep, Sulawesi Selatan, Kamis (11/8/2011), dalam rangkaian Safari Ramadan BNP2TKI di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan.

"Kalau sekadar jadi pembantu rumah tangga lebih baik di dalam negeri saja, masih saudara sebangsa sendiri daripada dengan bangsa lain," pungkas Jumhur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jumhur menambahkan, pemerintah sudah kapok dengan kejadian-kejadian yang menimpa para TKI yang bekerja sebagai PRT di luar negeri. Oleh karena itu, lanjut Jumhur, pemerintah secara bertahap menghentikan penempatan TKI informal, dengan menggalakkan perekrutan TKI formal yang terlindungi oleh Undang-undang Perburuhan di masing-masing negara.

Jumhur menyebutkan, peluang pasar kerja sektor formal sangat terbuka di luar negeri bagi para pencari kerja asal Indonesia. Ada beragam profesi yang menanti para TKI profesional di bidangnya, misalnya perawat kesehatan, pekerja konstruksi atau perhotelan. Beberapa negara favorit bagi TKI Formal seperti Qatar, Uni Emirat Arab, Brunei Darusalam atau Malaysia.

"Dengan menyebarnya TKI formal ke banyak negara akan menumbuhkan kebanggaan bagi bangsa Indonesia, apabila para TKI tersebut sudah profesional dan terampil di bidangnya," tandas Jumhur.

(mna/van)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini