Polri Harus Gunakan Jaringan Interpol untuk Tangkap Buron Koruptor

Polri Harus Gunakan Jaringan Interpol untuk Tangkap Buron Koruptor

- detikNews
Jumat, 12 Agu 2011 03:06 WIB
Polri Harus Gunakan Jaringan Interpol untuk Tangkap Buron Koruptor
Jakarta - Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo berkomitmen untuk menangkap semua buron kuroptor di luar negeri tanpa menunggu perintah Presiden SBY. Kapolri diminta memanfaatkan jaringan interpol untuk memulangkan buron koruptor, tak hanya untuk mengejar M Nazaruddin.

"Tentunya itu menjadi tanggungjawab penegak hukum dalam hal ini Kepolisian untuk bekerjasama dengan interpol dan menggunakan jaringannya untuk memulangkan semua koruptor ke Indonesia," saran Wakil Ketua DPR, Pramono Anung.

Hal ini disampaikan Pramono kepada detikcom, Jumat (12/8/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena itu, Pramono menunggu Kapolri merealisasikan komitmennya itu. Meningat sampai saat ini banyak buron koruptor yang bersembunyi ke luar negeri.

"Jadi semua buronan koruptor harus dipulangkan ke Indonesia tidak perlu menunggu perintah Presiden," terangnya.

Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo mengatakan pemburuan koruptor terus dilakukan dengan atau tanpa instruksi dari Presiden. Timur mengatakan pihaknya saat ini melakukan kerjasama dengan kepolisian internasional.

"Kita kerjasama dengan kepolisian internasional seperti yang sekarang ini. Karena ada feedback ya kita tindaklanjuti," kata Kapolri. Jadi bukan hanya karena perintah Presiden, tapi itu sudah lama kita lakukan," tutur Kapolri, sebelumnya.

(van/gah)


Berita Terkait