Mega: Komunitas Keamanan ASEAN Tak Bentuk Aliansi Militer

Mega: Komunitas Keamanan ASEAN Tak Bentuk Aliansi Militer

- detikNews
Rabu, 30 Jun 2004 11:21 WIB
Jakarta - Presiden Megawati menyatakan kerja sama di bidang politik dan keamanan sesama negara-negara ASEAN tidak akan diwujudkan dengan membentuk aliansi militer atau sebuah pakta pertahanan. Sebab, bukan itu tujuan pembentukan komunitas keamanan ASEAN."Berlawanan dengan anggapan sebagian orang, kita tidak akan membentuk aliansi militer atau sebuah pakta pertahanan, karena bukan itu yang dimaksud dengan pembentukan komunitas keamanan ASEAN," kata Mega.Dalam sambutannya saat membuka pertemuan tingkat menteri ASEAN ke-37 di Istana Negara, Jl. Veteran, Jakarta, Rabu (30/6/2004) pukul 10.00 WIB, Mega juga menekankan pentingnya ASEAN untuk memperkuat dan memperluas kerja sama politik sehingga dapat meningkatkan kapasitas diplomasi preventif, penyelesaian konflik, dan pembangunan pasca konflik."Kita perlu menumbuhkan rasa kekitaan yang lebih besar sehingga dapat menyelesaikan segala sengketa secara damai dan bersahabat meski pun isu yang dibahas sangat sensitif.Kita harus dapat berdialog secara terbuka dan jujur. Bahkan mengenai masalah internal atau isu dalam negeri yang jika tidak diselesaikan bisa berdampak buruk terhadap kawasan," ujar Mega.Menurut Mega, dengan rasa kekitaan tersebut kita dapat mewariskan kepada anak cucu sebuah kawasan Asia Tenggara yang bukan saja bebas tetapi juga mampu mengelola sengketa dengan arif.Presiden Megawati juga meminta kepada negara-negara ASEAN agar jangan mudah berpuas diri karena berbagai tantangan global dan regional yang berat tengah menguji kita. "Menguatnya unilateralisme dalam hubungan internasional telah sedikit banyak mengesampingkan cara-cara demokratis dalam penyelesaian sengketa intra dan antarnegara."Mega juga menyinggung tentang konflik di Timur Tengah,Irak, yang belum berakhir dan telah mengganggu stabilitas dunia. "Kemudian menyebarnya penyakit HIV, SARS, flu burung, serta penyakit menular lainnya, berdampak buruk terhadap masyarakat dan ekonomi kita," demikian sambutan Presiden Megawati. (gtp/)


Berita Terkait