"Ya, memang nggak ada yang ikutan proyek pemerintah," kata Anas usai bertemu dengan para pengurus KNIP di Kantor DPP PD, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (11/8/2011).
Anas merasa yakin atas pernyataannya tersebut. Ia sendiri mengaku bersih dari praktek-praktek proyek pemerintah yang amat rawan korupsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, melalui bendera PT Anak Negeri, Nazaruddin mengikuti tender-tender pengadaan barang dan jasa pemerintah. Di antaranya adalah pembangunan Wisma Atlet SEA Games di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), yang belakangan diketahui bernuansa suap dan korupsi.
Nazaruddin yang telah ditetapkan sebagai tersangka sempat kabur ke luar negeri. Namun, setelah puluhan hari berada dalam pelarian, dan membuat tudingan-tudingan terhadap petinggi PD lainnya, Nazaruddin tertangkap di Kolombia pada Minggu (7/8/2011).
(irw/nrl)











































