"Iya karena Nazaruddin mudah karena itu (sering kontak) ada no HP-nya," kata Kadivhumas Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam di kantornya, Jl Trunojoyo, Jaksel, Kamis (11/8/2011).
Anton menjelaskan, Polri siap melaksanakan perintah Presiden SBY untuk memburu dan menangkap buronan lainnya. Ia menegaskan tak ada diskriminasi terhadap para buronan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat membuka rapat paripurna kabinet, Presiden SBY menginstruksikan kepada pihak-pihak yang terkait untuk menangkap para buronan negara.
"Ternyata kita bisa menangkap buronan di luar negeri. Saya instruksikan untuk menemukan dan menangkap buronan-buronan lain," kata SBY.
Menurut SBY, tidak ada alasan buronan yang kabur ke luar negeri tidak bisa ditangkap. Dunia yang dihuni manusia hanya satu yaitu bumi.
"Dunia kita cuma satu, silakan lakukan. Tidak perlu harus setiap saat saya memberi instruksi," tegas SBY.
(nal/nal)










































