"Adanya aturan internal partai, ya saya ikuti. Sebenarnya tak perlu dibuat repot. Saya menunggu arahan lebih lanjut dari Partai Golkar melalui Ketua FPG DPR," kata Meutya saat dihubungi detikcom, Kamis (11/8/2011).
Akhir 2008, Meutya meninggalkan dunia jurnalistik dan bergabung di politik. Sejak saat itu hingga kini, dirinya tetap sebagai kader Golkar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga menilai, polemik soal ormas Nasdem hanyalah perbedaan pandangan saja. Akan lebih baik seandainya diselesaikan secara internal.
"Golkar kan partai yang sudah sangat matang berpolitik, tak perlu ramai-ramai berpolemik di media. Selama ini diskusi saya sangat baik kok dengan kawan-kawan di Partai Golkar," terangnya.
Partai Golkar menetapkan 11 Agustus menjadi batas terakhir kader Golkar untuk memilih bergabung dengan Golkar atau ormas Nasional Demokrat (Nasdem). Bagi kader Golkar yang memilih Nasdem maka harus mundur dari Senayan. DPP Partai Golkar kini tengah menggelar rapat mengenai keputusan ini.
(ndr/nrl)











































