"Pokoknya DK bekerja memiliki prosedur sendiri, sesuai aturan intern kami. Tidak harus berdasarkan yang lain. Jadi sama-sama kerja, saling kroscek," kata Anggota Dewan Pembina PD Syarief Hassan di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (11/8/2011).
Menurut Syarief, siapa saja yang akan dipanggil Komite Etik KPK nantinya juga akan dibidik oleh DK PD. "Ya, pokoknya semualah sesuai prosedur," ujar dia.
Ditanya apakah PD sudah menyiapkan skenario terburuk sepulangnya Nazaruddin dari Kolombia, Syarief Hassan tak mau berkomentar. Ia meminta publik tidak berpikir terlalu jauh dengan perkembangan apa yang nantinya terjadi di PD.
"Kita harus ungkapkan secara clear," kilah Menteri Koperasi dan UKM ini.
Termasuk kemungkinan penggantian Anas Urbaningrum dari kursi Ketua Umum PD, Syarief juga enggan berspekulasi.
"Kita kan punya AD/ART. Kita nanti merujuk pada aturan partai. Pokoknya gini saja kita tidak berandai-andai. Kita tunggu lihat hasilnya," ujar Syarief.
(anw/irw)











































