SBY Dorong Menterinya Gigih & Berani Hadapi Kritik

SBY Dorong Menterinya Gigih & Berani Hadapi Kritik

- detikNews
Kamis, 11 Agu 2011 11:22 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali mengingatkan jajaran pemerintahan untuk gigih dan berani menjelaskan langkah kebijakan pemerintah. Tujuannya, bila terjadi pemahaman yang salah tentang suatu kebijakan masyarakat, dapat segera dijawab dan tidak berkepanjangan.

SBY menyampaikan hal ini saat membuka sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (11/8/2011).

"Saya pikir tidak bisa kita selalu menyalahkan media massa seolah tebang pilih sebab yang diundang talkshow hanya yang mengkritik pemerintah. Tetapi marilah kita intropeksi, apakah kita cukup gigih memberikan penjelasan," kata SBY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peringatan ini merupakan salah satu kritik dari serangkaian hasil pertemuannya dengan beberapa tokoh kritis. Pertemuan digelar beberapa kali di bulan Ramadan ini.

"Sering dianggap kita ini kurang gigih, kurang rajin menjelaskan kebijakan atau menanggapi isu yang bergulir berhari-hari di media massa," ujar SBY.

Menurut SBY, kritik tersebut amat patut diperhatikan. Menjadi tugas dan kewajiban tiap pejabat teknis pemerintahan untuk menjelaskan secara detail kepada masyarakat kebijakan yang diambil.

Untuk itu, setiap menteri dan para pejabat teknis, bukan hanya harus selalu siap memberikan penjelasan namun juga berani hadapi diskusi. Bila ternyata kebijakan itu salah, maka jangan segan mengakuinya.

"Tapi kalau kebijakan itu benar, ya akan benar. Rakyat mempunyai hati dam cerdas, tahu mana yang benar dan tidak," ujar SBY.

"Masih ada waktu. Masa bhakti kita Insya Allah akan berakhir pada Oktober 2014. Kritik seperti itu mari kita dengar. Di satu sisi kita bekerja keras secara benar, di sisi lain kita mau bekerja cerdas dengan counterpart termasuk yang kritis terhadap kita," imbuh SBY.

(lh/mad)


Berita Terkait