"Semua tentunya berangkat dari kompetensi," kata Kapolri Jenderal Timur Pradopo menjawab pertanyaan wartawan tentang Brigjen Anas Yusuf yang diduga kenal baik dengan Nazaruddin.
Hal itu dia sampaikan sebelum mengikuti rapat paripurna kabinet tentang penyelenggaraan ibadah haji di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (11/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim gabungan penjemput Nazaruddin dipimpin oleh Brigjen Polisi Anas Yusuf. Tim telah tiba di Bogota untuk mengurus pemulangan eks petinggi PD itu.
Nazaruddin terbang ke Singapura pada 23 Mei atau sehari sebelum Kementerian Hukum dan HAM mengeluarkan surat pencegahan untuknya. Surat pencegahan itu atas permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Nazaruddin ditetapkan sebagai tersangka pada akhir Juni 2011 terkait kasus Wisma Atlet. Nazaruddin ditangkap pada Minggu (10/8) di Kolombia.
(anw/gun)











































