Saddam akan Dibawa ke Pengadilan Khusus Irak Besok

Saddam akan Dibawa ke Pengadilan Khusus Irak Besok

- detikNews
Rabu, 30 Jun 2004 10:23 WIB
Jakarta - Mantan presiden Irak Saddam Hussein akan dibawa ke pengadilan khusus Irak pada Kamis (1/7/2004) besok waktu setempat. Ia beserta 11 eks petinggi Irak lainnya akan menghadapi tuduhan kejahatan perang, yang kemungkinan termasuk pembantaian suku Kurdi tahun 1988 dan invasi ke Kuwait tahun 1990.Sebelumnya telah digelar negosiasi pra-sidang guna memutuskan apakah jalannya persidangan awal nanti akan disiarkan oleh stasiun televisi dan apakah akan digunakan kembali hukuman paling berat dalam kode legal Irak: hukum gantung.Irak akan mengambil alih penahanan Saddam dari militer AS pada Rabu (30/6/2004) ini dan eks diktator itu akan tampil pertama kalinya di pengadilan pada Kamis besok. Demikian diumumkan Perdana Menteri interim Irak Iyad Allawi seperti dilansir kantor berita Associated Press, Rabu (30/6/2004).Salem Chalabi, direktur Pengadilan Khusus Irak di ibukota Baghdad yang akan mengadili Saddam, mengatakan, tampilnya Saddam di pengadilan besok diharapkan akan difilmkan untuk rilis publik.Selain Saddam, sejumlah orang kepercayaannya juga akan menghadapi tuntutan pengadilan. Di antara mereka yang kasusnya akan disidangkan adalah Ali Hassan al-Majid, yang juga dikenal sebagai "Chemical Ali"; mantan Wakil Presiden Taha Yassin Ramadan; eks Deputi Perdana Menteri Tariq Aziz; serta dua saudara tiri Saddam.Persidangan Saddam yang berusia 67 tahun itu diyakini akan menjadi kasus paling sensasional dalam sejarah Irak. Ini dipastikan akan menarik minat rakyat Irak sama seperti persidangan O.J. Simpson yang menyedot perhatian rakyat Amerika.Kasus O.J. yang membunuh mantan istrinya itu menekankan adanya celah antara kaum kulit hitam dan kulit putih Amerika. Sementara kasus Saddam diperkirakan akan mengungkapkan kesenjangan antara warga Irak yang diuntungkan dari masa 24 tahun kepemimpinannya dan mereka yang dibuat takut. (ita/)


Berita Terkait