"Sampai saat ini pun tidak pernah ada ketentuan yang melarang rangkap keanggotaan antara Ormas dan Parpol. Kerancuan ini berpotensi untuk memundurkan pemahaman kita semua tentang aturan main dalam negara kita," ujar Ferry dalam surat terbuka ke DPP Golkar, Rabu (11/8/2011).
Ferry mempertanyakan larangan untuk aktif di Ormas Nasdem. Menurutnya, keliru jika menyamakan Ormas Nasdem dengan partai NasDem. Ferry menegaskan ada perbedaan antara Ormas Nasdem dengan Partai NasDem.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu Ferry menolak mundur dari Golkar karena merasa tidak ada yang salah dengan perbuatannya. Menurutnya tidak ada yang bisa memaksa seseorang untuk masuk atau keluar partai, selain dirinya sendiri.
"Jika DPP PG tetap bersikukuh untuk memberhentikan saya sebagai anggota dan Kader PG atas dasar Surat no: SE-2/Golkar/VII/2011, saya hanya bisa katakan: silakan," tegas Ferry.
(rdf/adi)










































