Komite Etik pun Khawatir Nazaruddin 'Di-Munir-kan'

Komite Etik pun Khawatir Nazaruddin 'Di-Munir-kan'

- detikNews
Rabu, 10 Agu 2011 18:11 WIB
Komite Etik pun Khawatir Nazaruddin Di-Munir-kan
Jakarta - Komite Etik KPK langsung bekerja tanpa menunggu kedatangan dari Muhammad Nazaruddin. Hal tersebut dilakukan karena Komite Etik sendiri merasa khawatir mendapat perlakuan yang sama seperti Munir, aktivis HAM yang diracun hingga akhirnya meninggal.

"Ya tidak perlu nunggu Nazar. Ya kalau dia bisa. datang, syukur-syukur dia hidup, bagaimana kalau dia di-Munir-kan? di Indonesia ini apa yang tidak bisa," tutur Ketua Komite Etik Abdullah Hehamahua dalam konferensi pers di kantornya, Jl Rasuna Said, Jaksel, Rabu (10/8/2011) sore.

Abdullah mengatakan hal tersebut merujuk pada langkah timnya yang mendasarkan pemeriksaan pada pemberitaan media massa tentang tudingan Muhammad Nazaruddin. Lalu siapakah yang mungkin dapat menewaskan Nazaruddin?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Justru dari pihak luar dong. Salah-salah malah tim penjemput juga bisa dimunirkan. Tim penjemput itu diisi oleh orang yang kredibel," tutur pria yang lolos dalam 10 besar calon bos KPK ini.

Tentu semua pihak berharap kekhawatiran Abdullah tidak akan terjadi. Proses pemulangan Nazaruddin dari Kolombia sendiri sudah hampir final.

Nazaruddin akan diserahkan dari Kejaksaan kepada Imigrasi Kolombia. Polri berharap pemulangan Nazaruddin segera final.

"Mudah-mudahan kalau sudah di Imigrasi berarti sudah hampir final," kata Kadivhumas Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam di kantornya, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (10/8/2011).

Dikatakan dia, Nazaruddin akan diserahkan Kejaksaan kepada Imigrasi Kolombia pada pukul 17.00 sore waktu setempat. "Hari ini. Kita tunggu saja, nanti di Imigrasi Kolombia bagaimana," ujar Anton.

Anton mengatakan pihaknya masih harus menunggu kabar selanjutnya dari Imigrasi Kolombia. Ia juga belum bisa memastikan kapan Nazaruddin dibawa ke Tanah Air.

(fjp/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads