"Yang jelas kemacetan selalu terjadi tiap tahun. Tapi tahun ini sepertinya akan terjadi kemacetan parah yang membuat jarak tempuh semakin panjang. Ini karena meningkatnya jumlah pemotor," kata Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Danang Parikesit.
Hal ini disampaikan Danang saat menggelar jumpa pers terkait "Persiapan Angkutan Lebaran 2011" di Gedung Arva, Jl Cikini Raya, Jakarta, Rabu (10/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan pemudik dengan mobil naik sebesar 6,08 persen dari tahun lalu. Tahun lalu 1,54 juta dan tahun ini menjadi 1,63 juta. MTI memperkirakan jumlah pemudik sekitar 17 juta orang.
MTI menyarankan warga masyarakat tidak mudik dengan menggunakan sepeda roda dua. Hal dikarenakan motor yang biasa digunakan untuk mudik warga tidak cocok untuk menempuh perjalanan jauh.
"Sebagian besar motor itu kan di bawah 200 cc dan motor di bawah 200 cc itu bukan untuk perjalanan jauh. Selain itu badan pun akan cepat lelah," papar Danang.
Lalu mengapa pemudik lebih menyukai pulang ke kampung halamannya dengan sepeda motor? "Ini karena angkutan massal di daerah masih buruk sehingga motor masih dibutuhkan selama di kampung halaman. Jadi bukan karena mereka senang pulang kampung dengan motor tapi karena manfaatnya selama di kampung," kata Danang.
(her/aan)











































