"Partai politik, organisasi kemasyarakatan ormas dan lembaga negara harus bersih-bersih untuk terbebas dari praktik korupsi karena menjadi bangsa yang sakit," ujar Priyo saat dihubungi wartawan, Rabu (10/8/2011).
Namun Priyo kurang sepakat dengan wacana pembubaran parpol. Karena bisa jadi hanya segelintir orang di parpol yang korup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Wakil Bendahara Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mendadak melempar wacana agar partai yang korup dibubarkan. Partai itu adalah partai yang banyak kadernya terlibat korupsi.
"Belajar dari pengalaman Korea Selatan dan Thailand. Partai yang kadernya terlibat korupsi yang dimungkinkan sebagian hasil korupsi untuk mendanai partai, sebaiknya dibubarkan," jelas Bambang.
Pernyataan ini juga menuai respon PD. Anggota Dewan Pembina PD Ahmad Mubarok menuturkan partai yang berpengalaman lebih berpotensi korup.
(van/gun)











































