"Berdasarkan data BPS bulan Maret 2010 diketahui 52 persen masyarakat berada di perkotaan," kata Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Helmy Faisal Zaini.
Hal itu disampaikan Helmy di acara Safari Ramadan Menteri PDT di Halaman Kampus Sekolah Tinggi Pertanian Kewirausahaan (STPK) Banau, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Rabu (10/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sedang mengembangkan progam bedah desa, yaitu desa sebagai pusat pertumbuhan. Ada pula koridor ekonomi yang akan mengkaitkan pertumbuhan antar daerah," ujar politikus PKB ini.
Helmy menyayangkan APBD di daerah-daerah lebih banyak digunakan untuk belanja rutin seperti belanja pegawai. Hal itu mengakibatkan pembangunan sarana dan prasarana fisik di daerah terkendala.
Dalam kesempatan tersebut, Helmy juga menambahkan, pemerintah terus berusaha untuk mengurangi disparitas atau kesenjangan antar wilayah, terutama daerah-daerah tertinggal. Saat ini ada 183 kabupaten yang tergolong daerah tertinggal.
"Maluku Utara ini hampir seluruhnya kabupatennya tertinggal, Sulawesi Barat, NTB, juga demikian," kata Helmy.
(irw/aan)











































