Menteri PDT: 52% Penduduk Berada di Perkotaan

Menteri PDT: 52% Penduduk Berada di Perkotaan

- detikNews
Rabu, 10 Agu 2011 11:14 WIB
Halmahera Barat - Arus urbanisasi ke kota-kota besar di Indonesia belum dapat ditekan sehingga terus terjadi. Kini, 52 persen penduduk tinggal di perkotaan, sementara 48 persennya di pedesaan.

"Berdasarkan data BPS bulan Maret 2010 diketahui 52 persen masyarakat berada di perkotaan," kata Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Helmy Faisal Zaini.

Hal itu disampaikan Helmy di acara Safari Ramadan Menteri PDT di Halaman Kampus Sekolah Tinggi Pertanian Kewirausahaan (STPK) Banau, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Rabu (10/8/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masih berdasarkan BPS, kata Helmy, sebaran masyarakat kota dan desa tahun 2010 itu berbanding terbalik dengan era 1980-an. Saat itu, 80 persen masyarakat memilih bertahan di pedesaan, sementara 20 persennya mendiami kawasan perkotaan.

"Kita sedang mengembangkan progam bedah desa, yaitu desa sebagai pusat pertumbuhan. Ada pula koridor ekonomi yang akan mengkaitkan pertumbuhan antar daerah," ujar politikus PKB ini.

Helmy menyayangkan APBD di daerah-daerah lebih banyak digunakan untuk belanja rutin seperti belanja pegawai. Hal itu mengakibatkan pembangunan sarana dan prasarana fisik di daerah terkendala.

Dalam kesempatan tersebut, Helmy juga menambahkan, pemerintah terus berusaha untuk mengurangi disparitas atau kesenjangan antar wilayah, terutama daerah-daerah tertinggal. Saat ini ada 183 kabupaten yang tergolong daerah tertinggal.

"Maluku Utara ini hampir seluruhnya kabupatennya tertinggal, Sulawesi Barat, NTB, juga demikian," kata Helmy.


(irw/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads