"Operasinya (pembebasan lahan) agak silent. Ini strateginya. Mudah-mudahan Desember bisa kita selesaikan, seperti yang sudah dijadwalkan," ujar Direktur Teknik dan Proyek PT MRT Jakarta, Rachmadi, dalam diskusi MRT di Restoran Bebek Bengil, Jl Agus Salim, Jakarta Pusat, Selasa (9/8/2011).
Karena dilakukan diam-diam inilah, ia tak membeberkan secara mendetail bagaimana operasi itu dilakukan. Ia berharap usai pembebasan lahan kelar, pembangunan MRT dapat segera dilakukan oleh kontraktor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rachmadi mengatakan pada saat MRT dibangun di bawah jalanan ibukota, diharap tidak terjadi kemacetan lalu lintas yang berarti. Menurutnya, sudah ada tim khusus yang akan mengkaji hal tersebut.
"Misalnya yang dipakai jalur hijau dulu, Setelah terowongan dibuat kita kerja di bawah, jalur hijau dikembalikan dan di atas (kendaraan) tetap bisa jalan," harapnya.
Tahun depan pemprov DKI akan membangun MRT di kawasan Selatan yaitu dari Lebak Bulus, ke Jl Sisingamangaraja lalu menuju ke Kota. Rencananya MRT ini akan rampung di 2017.
(adi/lrn)











































