Pemerintah Stop Pengiriman TKI ke Syria

Pemerintah Stop Pengiriman TKI ke Syria

- detikNews
Selasa, 09 Agu 2011 16:38 WIB
Jakarta - Pemerintah menghentikan pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) di sektor Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) ke Syria. Keputusan ini berlaku mulai hari ini.

"Setelah melakukan evaluasi mendalam mengenai aspek perlindungan dan kesejahteraan TKI yang bekerja di Syria, maka pemerintah memutuskan untuk melakukan moratorium penempatan TKI sektor PLRT ke Syria," kata Menakertrans Muhaimin Iskandar dalam surat elektronik, Selasa (9/8/2011).

Muhaimin menjelaskan, keputusan ini dibuat oleh pemerintah untuk memberikan pelayanan dan perlindungan terbaik kepada warga negara Indonesia yang bekerja dan hendak bekerja ke luar negeri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sistem penempatan dan perlindungan yang diterapkan bagi TKI di Syria kurang memadai sehingga tidak dapat menjamin adanya perlindungan bagi PLRT yang bekerja di negara Syria," imbuhnya.

Apalagi, lanjut Muhaimin, selama ini kasus-kasus yang menimpa dan sangat merugikan TKI PLRT di Syria cenderung meningkat secara kuantitas maupun kualitas.

"Sampai saat ini pemerintah Indonesia dengan pemerintah Syria belum menandatangani MoU bidang penempatan dan perlindungan TKI PLRT," terang Muhaimin yang juga Ketua Umum PKB ini.

Muhaimin berharap pemberlakuan moratorium ini dapat dimanfaatkan semua pihak untuk bekerja sama membenahi sistem penempatan dan perlindungan TKI sehingga kejadian-kejadian yang merugikan TKI tidak terulang lagi.

Berdasarkan data Kemenakertrans, selama Januari-Juli 2011, terdapat 3.726 orang TKI yang berangkat untuk bekerja di Syria. Jumlah itu terdiri dari 284 TKI formal dan 3.442 orang TKI yang bekerja di sektor non formal.

(ndr/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads