Nazaruddin Harus Dijaga dari Pihak yang Ingin Menutupi Kasus-kasusnya

Nazaruddin Harus Dijaga dari Pihak yang Ingin Menutupi Kasus-kasusnya

- detikNews
Selasa, 09 Agu 2011 15:54 WIB
Jakarta - Satu kekhawatiran muncul dari proses penangkapan Nazaruddin. Selama ini mantan bendahara umum Partai Demokrat (PD) itu rajin melontarkan tudingan yang menyerang elite PD. Nah, diharapkan tidak ada intervensi selama proses penangkapan dan pemulangan tersangka itu hingga ke Indonesia.

"Kejujuran dan keterusterangan Nazaruddin harus dijamin tetap terjaga oleh aparat penegak hukum. Terlalu banyak pihak-pihak yang berkepentingan untuk mempengaruhinya agar keterangan yang keluar darinya terdistorsi," kata Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Saifuddin kepada detikcom, Selasa (9/8/2011).

Nazaruddin, lanjut Lukman, dengan segala noda hitam yang dilekatkan padanya justru bisa menjadi pemutih sekaligus pembersih banyak institusi negara, penyelenggara negara, aparat penegak hukum, birokrasi, pengusaha, dan banyak lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kesaksiannya bisa menjadi titik balik munculnya kesadaran kolektif masyarakat, khususnya elite negeri, untuk mengakhiri semua tindakan yang rugikan negara. Karenanya dia harus didukung untuk membongkar semua praktek manipulatif dan koruptif yang dilakukan dan diketahuinya," terangnya.

Namun, Lukman mengingatkan, tuduhan korupsi pada Nazaruddin meliputi begitu banyak megaskandal dengan jumlah nominal hingga triliunan rupiah. Sehingga banyak pihak yang berkepentingan dengannya.

"Maka Nazaruddin harus benar-benar dijaga dari berbagai upaya pihak-pihak yang ingin memaksa atau menekannya untuk menutupi, mengurangi, menambah, atau membelokkan kesaksiannya," imbuh Lukman.

Selain berharap kepada Polri dan KPK untuk terus menjamin kejujuran Nazar, juga diharapkan kepada gerakan masyarakat sipil. "Khususnya harus mampu mengawal keterusterangannya agar bangsa ini terbebas dari megaskandal-koruptif yang membelit negeri ini," imbuhnya.

(ndr/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini