Empat orang penghuni rumah menjadi korban luka bakar parah dibawa ke IGD RS Bhakti Usada, Gaplek, Pamulang.
Peristiwa tersebut terjadi ketika penghuni rumah sekaligus ibu tumah tangga bernama Raudah (46) sedang memasak di dapur untuk mempersiapkan buka puasa. Saat itulah musibah datang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah ada ledakan, tabung gas yang ada di toko kelontong buru-buru dikeluarkan. "Warga juga ikut membantu. Karena kalau sampai kebakar bisa jadi kebakaran besar," kata Dicky.
Dalam rumah tersebut saat itu tengah berada 4 orang, yakni Raudah, suaminya bernama Syarifudin (56), anaknya Fredy Masela (20) dan seorang pekerja kelontongan bernama Syaiful. "Hampir seluruhnya mengalami luka bakar parah. Namun yang paling parah adalah Ibu Raudah," katanya.
Kebakaran akibat gas meledak ini juga sempat menjilat rumah yang ada di samping rumah Raudah. Api yang membakar lantai 2 rumah tetangga itu dipadamkan sekitar pukul 15.00 WIB, setelah 3 armada pemadam kebakaran dari Jakarta Selatan dan 1 armada dari Kota Tangsel datang. Sedangkan petugas Polsek Pamulang memasang garis polisi.
(nrl/nrl)











































