Hal itu disampaikan Konsul Jenderal RI Mansyur Pangeran dalam pidato sambutan upacara pengibaran bendera ASEAN di KJRI Dubai dalam rangka peringatan HUT ASEAN ke-44, Senin (8/8/2011).
Menurut Konjen, selama ini negara-negara anggota ASEAN senantiasa merayakan HUT ASEAN setiap tahun untuk mempromosikan kesadaran dan pemahaman lebih mendalam di antara warga ASEAN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disebutkan, perayaan HUT ASEAN kali ini sangat penting karena untuk pertama kali bendera ASEAN dikibarkan di seluruh misi diplomatik dan konsuler negara-negara anggota ASEAN di seluruh dunia, termasuk di negara-negara mitra dialog ASEAN dan Perwakilan Tetap negara- negara anggota ASEAN di PBB.
Pengibaran bendera ASEAN bersama dengan bendera nasional negara anggota ASEAN merupakan kesepakatan para Menteri Luar Negeri ASEAN dalam ASEAN Foreign Ministers Meeting Retreat di Lombok (16-17/1/2011).
Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa pengibaran kedua bendera, yaitu bendera nasional dan bendera ASEAN dapat mulai dilaksanakan bertepatan dengan HUT ASEAN ke-44, yaitu 8/8/2011.
Pengibaran bendera ASEAN ini merupakan salah satu simbol dari komitmen dan kedewasaan ASEAN dalam upaya membangun komunitas ASEAN.
Berkibarnya bendera ASEAN di seluruh dunia tidak hanya menandai sebuah era baru ASEAN, tetapi juga sebagai simbol dari komitmen kuat Indonesia selama kepemimpinannya tahun ini untuk memperkuat solidaritas ASEAN sebagai sebuah komunitas yang harus bergerak maju menuju visi berikutnya.
"Visi tersebut yaitu pencapaian tujuan ASEAN Community in the Global Community of Nations (komunitas ASEAN dalam komunitas global bangsa-bangsa dunia, red)," papar Konjen.
Hal ini, lanjut Konjen, juga mencakup komitmen ASEAN untuk melakukan kerjasama lebih luas antara ASEAN dan negara Mitra Dialog ASEAN, termasuk Uni Emirat Arab (UEA), organisasi regional dan internasional lainnya.
Dikatakan, KJRI Dubai selama ini aktif mempromosikan ASEAN dan mendorong solidaritas sesama warga ASEAN di wilayah Dubai dan juga emirat lainnya di wilayah akreditasi, melalui berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Prosesi upacara pengibaran bendera ASEAN dimulai dengan penaikan bendera ASEAN oleh 3 pelajar Indonesia diiringi dengan lagu wajib ASEAN yakni The ASEAN Way.
Hadir seluruh Kepala Perwakilan negara ASEAN di Dubai, yaitu Konjen Ahmad Fadil Shamsuddin (Malaysia), Konjen Chalotom Phaovibul (Thailand), Acting Konjen Edwin Gil D. Mendoza (Filipina), Acting Konjen Sharifa Alwiyah Aljunied (Singapura), seluruh staf KJRI, Dharma Wanita Persatuan (DWP), serta para staf perwakilan negara anggota ASEAN di Dubai.
(es/es)











































