Awas, 6 Titik di Jalur Pantura Berlubang dan Bergelombang

Awas, 6 Titik di Jalur Pantura Berlubang dan Bergelombang

- detikNews
Selasa, 09 Agu 2011 15:00 WIB
Jakarta - Pemudik yang mengarah ke arah timur melewati Jalur pantai utara Jawa (Pantura) diminta untuk berhati-hati. Pasalnya, ada enam titik di Jalur Pantura yang berlubang dan bergelombang.

"Kita imbau pemudik untuk berhati-hati karena di jalur ini menyebabkan kurang nyaman dalam berkendara," ujar Kapolres Indramayu AKBP Rudi Setiawan saat dihubungi wartawan, Senin (9/8/2011).

Enam titik yang berlubang dan bergelombang yakni di KM 61-62 Langut, Kecamatan Lohbener mengarah ke Jakarta. Kemudian di KM 68-69 Desa Jumbleng, Kecamatan Losarang KM 68-69. Kerusakan terdapat di titik yang mengarah ke Cirebon dan Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kerusakan jalan juga terjadi di KM 69-70 Jangga, Kecamatan Losarang arah Jakarta. Kemudian di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, jalan berlubang dan bergelombang terdapat di KM 83-84 arah Cirebon.

Selanjutnya, di Jembatan Eretan Wetan, kecamatan Kandang Haur, kerusakan terpantau berada di titik KM 82-83 arah Cirebon. Terakhir, kerusakan terdapat di Jl Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandang Haur Km 89-90 arah Jakarta.

"Kita sudah menyurati ke Binamarga pusat untuk segera diperbaiki. Karena jalur ini termasuk jalan nasional," ujar Rudi.

Sementara itu, jalur Pantura sejauh ini memenuhi kondisi laik jalan, meski terdapat titik-titik yang berlubang dan bergelombang. Jalur Pantura yang masuk ke wilayah Indramayu tercatat sepanjang 68 km mulai dari Kecamatan Sukra hingga Kecamatan Pinggan.

"Kesiapannya untuk infrastruktur jalan sudah laik," tuturnya.

(nal/nal)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini