Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Baharudin Djafar mengatakan, pengawalan mudik bersama akan dilakukan secara estafet. "Tentu kita kawal. Dikawal sampai luar kota dan di luar kota dijemput sama kepolisian setempat," ujar Baharudin kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (9/8/2011).
Baharudin mengatakan, untuk kegiatan mudik bersama ini terbagi tiga yakni mudik angkutan umum, mudik yang diselenggarakan perusahaan dan mudik yang diselenggarakan komunitas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga kini, Direktorat Lalu Lintas masih berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait. Panitia yang akan menggelar mudik bersama, diharapkan untuk segera mendaftar ke kepolisian.
"Sekarang ini yang terkoordinir ini sedang diadakan pertemuan. Nanti bicarakan bagaiman manajemen dan pengaturannya," ujar dia.
Baharudin menyampaikan, untuk mudik angkutan umum ini, diharapkan perusahaan otobus (PO) berkoordinasi dengan kepolisian dan istansi terkait. "Mudik umum juga harus ada koordinasi, berapa kesiapan armada dan awaknya," katanya.
Setiap angkutan dari penyelenggara mudik nantinya akan singgah di cek poin. Pada cek poin yang terletak di perbatasan, kendaraan akan dikawal oleh kepolisian setempat.
"Semakin matang persiapan ini maka semakin baik pengawalan dan semakin kecil risiko kecelakaan yang timbul," ujarnya.
(nal/nal)











































