"Menlu telah meminta kepada KBRI di London agar memberikan imbauan agar menghindari tempat yang dianggap rawan," kata Direktur Perlindungan WNI Kemlu Tatang B Razak saat dihubungi detikcom, Selasa (9/8/2011).
Pihak KBRI juga terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan tokoh WNI, juga persatuan masyarakat dan perhimpunan pelajar di London.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tatang memastikan hingga kini belum ada laporan WNI yang terluka atau terjebak di lokasi rawan. "KBRI terus memantau, kita akan cek terus," imbuhnya.
Rusuh di London terjadi menyusul penembakan polisi pada Mark Duggan pekan lalu. Rusuh di London bahkan sempat meluas ke Birmingham dan Liverpool.
(ndr/nrl)










































