Gus Solah:
Debat Capres Perlu Persiapan
Rabu, 30 Jun 2004 01:03 WIB
Jakarta - Cawapres Gus Solah mengaku akan datang dalam debat capres yang diselenggarakan KPU pada 1 Juli 2004 di Hotel Borobudur Jakarta. Namun diakuinya, dibutuhkan persiapan yang matang."Insya Allah siap. Kalau tidak ada apa-apa saya datang. Tetapi itu perlu persiapan. Sebab besok saya ada kampanye ke Aceh dan Bali. Memang ini perlu persiapan."Demikian kata Gus Solah usai acara orasi 'Visi lingkungan hidup capres: mengatasi krisis kehutanan dan penebangan liar' di Hotel Acacia jalan Kramat Raya Jakarta Pusat, Selasa (29/6/2004) malam.Dalam diskusi, Gus Solah mengatakan, bila pemerintah tidak serius dalam mengelola hutan dan lingkungan hidup, maka 23 tahun ke depan perlahan-lahan bangsa Indonesia bisa hancur. Jadi perlu keseriusan pemerintah untuk menanganinya.Hutan Indonesia, tutur dia, berjumlah 160 juta hektar. Tapi sekarang tinggal 100 juta hektar, dan dalam setiap tahun kehilangan 3 juta hektar.Bencana alam seperti banjir, menurut dia, merupakan akibat dari kerusakan lingkungan, termasuk juga penebangan liar di sejumlah hutan Indonesia. Lama kelamaan bila ditebang terus, hutan di Indonesia bisa hilang, begitu juga sumber daya alam lainnya seperti minyak."Bila itu terjadi, apakah mampu kita mempertahankan bangsa ini. Dalam tempo 23 tahun ke depan, bangsa ini akan hancur. Untuk itu, bila saya terpilih menjadi cawapres akan bekerja sama dengan Wiranto untuk mengelola hutan. Caranya dengan melakukan koordinasi antar instansi terkait seperti Dephut, Menneg LH, TNI, dan Polri untuk menangani hutan termasuk penegakan hukum terhadap para perusak hutan," papar Gus Solah.Namun dia belum bisa menjelaskan rinci bagaimana upaya pelestarian hutan. "Saya akan bekerja keras soal ini. Walaupun ini bukan prioritas utama karena banyak hal lainnya. Itu janji saya. Walau ini memang tidak mudah untuk memperbaiki keadaan," demikian Gus Solah.
(sss/)











































