"Saya tadi pagi komunikasi dengan Dubes untuk memonitor keadaan yang bersangkutan,
paling tidak setiap dua jam," ujar Djoko di kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (9/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kedutaan mengelola dengan baik yang bersangkutan, makanan selalu dikirim," kata Djoko.
Nazaruddin ditangkap di Cartagena, Kolombia Minggu (7/8/2011) lalu. Saat ditangkap, Nazaruddin menggunakan paspor dengan identitas Syarifuddin.
(nik/nrl)










































