Menlu Myanmar akan Paparkan Soal Suu Kyi di ASEAN Meeting

Menlu Myanmar akan Paparkan Soal Suu Kyi di ASEAN Meeting

- detikNews
Selasa, 29 Jun 2004 20:12 WIB
Jakarta - Perkembangan masalah penahanan pemimpin oposisi Myanmar Aung San Suu Kyi dan sejumlah anggota partainya oleh junta militer Myanmar akan dipaparkan Menlu Myanmar U Win Aung dalam ASEAN Ministerial Meeting pada Rabu 30 Juni 2004.Hal itu disampaikan Jubir Deplu Marty Natalegawa dalam jumpa pers di Jakarta Hilton Convention Center Jakarta, Selasa (29/6/2004).Menlu RI Hassan Wirayudha melakukan pertemuan bilateral secara berurutan dengan Menlu Vietnam Nguyen Dy Nien, Menlu Malaysia Datuk Seri Syekh Hamid Albar, Menlu Myanmar U Win Aung, dan Utusan Khusus Sekjen PBB mengenai masalah Myanmar Tan Sri Razali Ismail. Pertemuan berlangsung pukul 15.00-18.00 WIB di Jakarta Hilton Convention Center.Menurut jadwal, pukul 19.30 WIB diadakan working dinner, berupa pertemuan informal di Hotel Dharmawangsa. Agendanya untuk mempersiapkan pertemuan ASEAN Ministerial Meeting besok yang dibuka pukul 09.30 WIB di Istana Negara Jakarta.Dituturkan Marty, dalam pertemuan dengan Hassan, Menlu Myanmar menyatakan pihaknya akan memberikan informasi mengenai perkembangan masalah penahanan tersebut di hadapan seluruh Menlu ASEAN besok."Ada 2 dokumen yang akan dibahas, yakni dokumen di Phnom Penh pada Juni 2003 dan dokumen yang dicapai di Bali pada Oktober 2003," kata Marty.Sedangkan dalam pertemuan dengan Hassan, Utusan Khusus Sekjen PBB mengenai masalah Myanmar menginformasikan mengenai hal-hal yang telah diupayakan pihaknya mengenai masalah Suu Kyi."Mengenai Myanmar, diperlukan kejujuran dan keterbukaan apakah harapan yang disampaikan di Phnom Penh bulan Juni lalu sudah terealisasi. Dan apabila belum dicapai, apa keinginan untuk mencapai harapan tersebut," papar Marty.Pada kesempatan terpisah, dalam pertemuan dengan Hassan, Menlu Vietnam menyampaikan sikap mengenai kerja sama Asia Timur. Kemudian menyampaikan kalau Vietnam akan menjadi tuan rumah KTT ASEM (Asia-Europe Foreign Ministers Meeting) yang merupakan kerja sama ekonomi Asia dengan Eropa lewat Pertemuan Asia-Eropa. (sss/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini