"Tidak ada satu orang pun yang bersama dia saat ditangkap, saya tidak tahu," kata Duta Besar RI di Kolombia Michael Menufandu saat ditanya soal kabar Neneng, Selasa (9/8/2011).
Michael mengaku sempat mendampingi Nazar tak lama setelah ditangkap. Pria asal Papua ini sempat berbincang selama 4 jam bersama Nazar dan membahas hal-hal ringan seputar penangkapan mantan bendahara umum Partai Demokrat tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya masuk di rumah tahanan, dan dia sendiri saja. Polisi juga menemukan dia sedang sendiri duduk-duduk," terangnya.
Lalu bagaimana nasib Neneng sekarang? Michael berjanji akan mencari tahu saat bertemu dengan Nazar di markas Interpol di Bogota, Kolombia.
"Saya sekarang sudah siap menuju ke tempat penahanannya di Bogota, tunggu saja," ucap Michael ketika dihubungi pukul 08.00 WIB.
Sebelumnya, Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bahrul mengatakan, Nazaruddin tidak sendiri saat dibekuk di Kolombia. Ada sang istri Neneng Sri Wahyuni dan beberapa orang lain di lokasi.
"Tidak sendirian yang jelas, dia dengan istrinya. Dan beberapa orang tapi kita tidak tahu persis, saya sampaikan nanti kalau sudah datang," kata Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bahrul Alam di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (8/8/2011).
(mad/nrl)











































