"Saya belum melihat. Ini kan belum jelas informasinya. Kita lakukan penelitian," ujar Kepala Kanwil Kumham Sumut, Baldwin Simatupang saat dihubungi detikcom, Selasa (9/8/2011).
Dalam foto paspor dari Kedubes RI di Kolombia yang diperoleh TVOne, Senin (8/8), diketahui nama yang digunakan Nazar dalam paspor tersebut adalah Syarifuddin dengan tanggal lahir pada 1 November 1983.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terhadap hal ini, Baldwin mengaku pihaknya harus menelusuri kebenaran informasi bahwa paspor tersebut memang dikeluarkan oleh Kantor Imigrasi Polonia. Baldwin menyatakan pihaknya akan menyelidikan informasi tersebut.
"Belum ada kesaksian soal itu. Tapi bisa saja setelah ada informasi wartawan, kita bisa mulai menyelidiki informasi," tuturnya.
Jika nantinya pihak Kanwil telah mendapat informasi yang jelas, Baldwin memastikan pihaknya akan melakukan sejumlah prosedur untuk menelusuri pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pembuatan paspor palsu tersebut.
"Kalau sudah benar informasi, ada teknis prosedur yang harus dilakukan. Tahapannya, kita lakukan penelitian, kemudian dilakukan pemeriksaan atas siapa atas pihak-pihak yang diduga terkait. Lalu nanti akan dianalisa dan dievaluasi siapa yang sebenarnya bersalah," jelas Baldwin.
(nvc/mad)











































