Sekjen DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo menyebut kasus Bank Century yang menyedot keuangan negara Rp 6,7 triliun harus juga menjadi prioritas penegak hukum.
"Nazaruddin kecil, yang lebih besar adalah kasus Bank Century," kata Tjahjo usai mendampingi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dalam buka puasa bersama PA GMNI dan KAHMI di rumah dinas ketua MPR, Jl Widya Chandra, Jakarta, Senin (8/8/2011) malam.
Menurut Tjahjo, kasus Century lebih penting karena sudah ada keputusan politik dari DPR bahwa pengucuran dana talangan itu melanggar hukum. Belum lagi hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga menyatakan hal serupa.
"Kami sangat menyayangkan (penanganan Century yang lama), audit BPK sudah jelas kok," keluh eks Ketua Umum KNPI ini.
Tjahjo melanjutkan, kasus lain yang lebih besar dan perlu menjadi prioritas adalah kasus dugaan mafia pemilu 2009. Pemalsuan surat MK dinilai bisa menjadi pintu masuk untuk mengungkap kecurangan pemilu yang lebih besar.
"Political will pemerintah dalam hal ini sangat diharapkan," ujarnya.
Β
(lrn/mad)











































