"Saya minta Nazar untuk membuka siapa pun, dari partai mana pun. Kalau Nazar punya info tentang kader Partai Demokrat, saya harap semua dibuka dan dijelaskan ke Dewan Etik Partai Demokrat," kata SBY.
Hal tersebut disampaikan usai mengikuti acara buka bersama di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (8/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan saya minta pada Kapolri untuk melinduingi Nazar karena mungkin ada orang yang tidak nyaman dengan penangkapan ini dan selebihnya kita serahkan ke penegakan hukum," terangnya.
Nazaruddin ditangkap di Kota Cartagena, Kolombia, Minggu (7/8). Dia ditangkap dengan paspor atas nama M Syarifuddin. Presiden SBY berpesan Nazaruddin segera dibawa ke Indonesia.
Nazaruddin diketahui terbelit sejumlah kasus, bukan hanya di KPK. Di Mabes Polri dia tengah dibidik kasus Kemendiknas dan Kemenkes dan juga kasus dugaan pencemaran nama baik Anas Urbaningrum. Selain itu di Kejati Sumbar Nazaruddin dibidik kasus dugaan korupsi di Kabupaten Dharmasraya terkait pembangunan rumah sakit.
(anw/mad)











































