Putaran Pertama, Wiranto-Solah Targetkan 42 Juta Suara
Selasa, 29 Jun 2004 17:41 WIB
Jakarta - Pasangan Wiranto-Solah yakin lolos ke putaran kedua pilpres 5 Juli. Pada putaran pertama, target mereka adalah 37 juta sampai 42 juta suara.Hal itu disampaikan tim sukses Wiranto-Solah dalam jumpa pers bersama di kantor DPP PKB, Jl. Kalibata Timur, Jakarta, Selasa (29/6/2004). Hadir antara lain Bomer Pasaribu, Mahfudz MD, Khofifah Indar Parawansa.Target tersebut bukan tanpa hitung menghitung. Menurut Bomer Pasaribu, perolehan suara itu diambil dari berbagai kubu pendukung. Dari Partai Golkar diperoleh 20 juta suara, PKB 10 juta suara, gabungan partai pendukung Wiranto-Solah lainnya ,5 juta suara dan pendukung langsung 5,6 juta suara."Belum lagi ditambah dengan berbagai hasil polling yang selama ini berkembang, seperti LP3ES dan lainnya. Posisi Wiranto semakin baik," kata Bomer.Khofifah menambahkan, perubahan sikap Gus Dur juga akan membawa pengaruh yang signifikan terhadap pasangan Wiranto-Solah. Sebagai magnit PKB, kata Khofifah, Gus Dur telah resmi mendukung Wiranto-Solah."Meski secara pribadi Gus Dur mengatakan akan golput, pernyataannya ini efeknya akan luar biasa. Kalau kata Pak Bomer kemarin mengatakan PKB dalam mendukung Wiranto baru persneling 2, maka setelah Gus Dur resmi mendukung, langsung masuk gigi 4 dan jalan tol," tutur Khofifah.Rencana Pertemuan Gus Dur-MegawatiDalam kesempatan itu sempat juga dipertanyakan rencana pertemuan antara Gus Dur dan Ketua Umum PDIP Megawati. Tim sukses Wiranto-Solah mengaku tidak ada alasan untuk khawatir Gus Dur akan membelot."Pernyataan Gus Dur itu menjawab pertanyaan dari wartawan. Tapi sikap politik Gus Dur sudah final. Secara pribadi dia golput dan mendukung pencalonan Wiranto-Solah. Jadi gus Dur tidak akan mendukung pasangan Mega-Hasyim," tegas Mahfudz.Mentan Menteri Pertahanan ini juga mengakui, sejumlah orang Megawati pernah melakukan pertemuan dengan Ketua Dewan Syuro PKB itu. Namun, kata Mahfudz, tidak ada kesepakatan yang berarti dari pertemuan tersebut."Kemarin malam orang-orangnya Mega sudah bertemu dengan Gus Dur. Mereka antara lain Soetardjo Soerjogoeritno dan Sabam Sirait. Namun mereka hanya ngobrol-ngobrol biasa, tidak ada dukung mendukung," ungkap Mahfudz.
(djo/)











































